Bertahan Dalam Hubungan Tanpa Cinta

Mmm… ketika mendengar Judul diatas, apa yang terlintas dalam benak Anda? Apakah keterpaksaan atau terikat akan sesuatu hal, dll. Tapi dalam realita kehidupan hal ini akrab terjadi (admin). Ada wanita yang mengalami tekanan batin dalam sebuah hubungan. Ada juga yang kekasihnya mendua. Bahkan, ada yang menjadi korban penganiayaan oleh pasangannya. Tapi, mengapa banyak dari mereka yang masih rela mempertahankan hubungan dalam kondisi tragis semacam itu? Berikut ini saya akan dipaparkan kenapa orang mau bertahan dalam hubungan tanpa cinta, seperti dikutip dari allwomenstalk.com, ada delapan alasan, antara lain sebagai berikut:

1. Tidak bisa lepas
Kondisi ini seringkali dialami mereka yang mengalami hubungan putus-sambung. Meski pernah merasa sakit hati yang begitu menyayat, namun akhirnya mudah rujuk dan memaafkan. Terkadang, hubungan ini dapat memiliki hasil yang baik, tapi banyak pula yang berakhir menyedihkan.

2. Takut Ditinggalkan
Sejumlah orang merasa takut berpisah karena memiliki pengalaman atau aib bersama. Mereka takut apakah setelah putus, si dia akan membeberkan semua kejelekan atau perilaku buruk yang pernah dilakukan bersama.

3. Dia terlalu memesona
Wajah tampan memang melenakan. Memiliki pasangan rupawan terkadang menjadi kebanggaan tersendiri dan menambah percaya diri. Banyak orang takut putus karena khawatir tak akan mendapat pengganti setampan itu. Meski hubungan diwarnai kasus-kasus menyakitkan yang ‘memakan hati’, banyak orang rela bertahan di dalamnya.

4. Alasan sosial
Beberapa wanita tinggal dalam hubungan yang menyakitkan karena alasan sosial. Ini seringkali terjadi ketika pasangan itu teman berbagi yang sama. Mereka merasa bahwa jika mereka mengakhiri hubungan mereka, mereka harus mendapatkan teman baru.

5. Takut stres
Wanita itu tidak bisa keluar dari hubungan itu karena dia takut apa yang akan terjadi jika dia pergi. Banyak yang terpancing imajinasi dalam film-film, di mana banyak orang patah hati sulit mengendalikan emosinya dan akhirnya celaka.

6. Tak ada tempat bersandar
Wanita tidak memiliki tempat untuk pergi dan mereka tidak tahu harus berbuat apa. Mereka tidak punya rumah dan tidak tahu ke mana harus berpaling. Selalu ada tempat penampungan untuk wanita yang dipukuli dan disiksa yang dapat Anda jadikan sebagai tempat berlindung.

7. Wanita mudah merasa salah
Dari waktu ke waktu, wanita berpikir bahwa mereka menyebabkan masalah. Mereka pikir alasan suami atau pacar mereka berselingkuh adalah karena mereka tidak menghabiskan cukup waktu dengan keluarga ataupun sang pacar, atau bisa juga tak becus mengurus keluarga. Oleh karena itu, banyak wanita mengakui kesalahannya dalam setiap hubungan.

8. Anak
Kita semua tahu bahwa salah satu alasan utama wanita tetap bertahan dalam hubungan jika ada rasa sakit adalah karena anak. Mereka umumnya tidak ingin anak-anak mereka menjadi korban perceraian. Dan perlu hati-hati saat memutuskan perceraian, karena cerai bisa membuat trauma pada anak-anak. | Sumber : By Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti/yahoo.com


Flag Counter