Tingkatkan Kemampuan “Mendengarkan” Anda

pendengar-yang-baik

Sumber : KisahKasih

Sering kali tidak Anda sadari bahwa orang-orang menjauh saat Anda sedang berbicara. Bersikap acuh saat Anda berbicara di meeting, dan presentasi ke client sering gagal. Mungkin Anda tidak menyadarinya, saat kita akan bernegoisasi dan terlalu banyak bicara, kita akan kalah. Yang harus dilakukan adalah separuh bicara separuh lagi mendengar. Jadi kenapa kita harus banyak bicara? Karena bicara jauh lebih mudah dari pada mendengarkan. Membuat kita berpikir semua berada di bawah kendali.

Saat Anda mampu untuk mendengarkan orang lain, maka hal itu akan memperkaya diri Anda selamanya. Dan ada keterampilan mendasar yang begitu penting dalam aspek kehidupan dan karir maupun bisnis, yaitu “mendengarkan”.

Berikut tips agar Anda memiliki kemampuan mendengar yang lebih baik.

Sesuaikan sikap dan cara Anda berpikir. Perhatikan setiap kata dengan seksama dan jangan langsung mengambil kesimpulan atau memotong pembicaraan orang lain. Belajar untuk menghargai dan memberi kesempatan orang lain untuk mengemukakan pendapatnya.

“Buang” beban dikepala Anda. Tidak banyak orang yang mau mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Ingatkah kapan terakhir kali Anda bisa mendengarkan dengan tenang? Yang sering kita lakukan adalah menunggu orang berhenti berbicara. Berhentilah berpikir seperti itu, dengarkanlah dengan seksama. Perhatikan gerak tubuh, bahasa, suara si pembicara. Dengan demikian Anda pun secara tidak langsung bisa mempelajari karakter si pembicara.

Reflection. Ketika giliran Anda untuk berbicara, coba untuk mengulangi apa yang tadi mereka katakan. Anda akan mengetahui apakah Anda menyimak dengan baik atau tidak.

Hilangkan ego. Hilangkan ego Anda dan bertindaklah yang sesuai. Seorang pebisnis berkata “do you want to fill your ego or your bank account?”. Mementingkan ego sudah pasti akan sangat merugikan Anda. Oleh karena itu hilangkan ego Anda untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Make yourself win. Sekali Anda bisa menjadi pendengar yang baik, maka orang lain akan menaruh kepercayaan pada Anda. Pada saat itulah komunikasi dimulai dan Anda dapat mengutarakan tujuan Anda. Jagalah komunikasi yang sudah terjalin dengan terus menjadi pendengar yang baik agar terjalin hubungan yang saling menguntungkan dalam pekerjaan maupun bisnis Anda. (jdbNEWS)


Flag Counter